...
Iya. Aku ingin mati tepat sebelum anakmu lahir. Biar aku menitis kembali jadi bayimu. Biar aku bisa menyusu di dadamu yang penuh. Dan tiap malam kausenandungkan lagu pengantarku tidur. Tiap pagi adalah senyummu yang tertangkap bola mataku. Aku janji aku akan tumbuh jadi anak yang baik. Taati semua perkataan pun larangan darimu. Belajar mengeja hidup bersamamu.
Dan siap memberikan satu pelukan andai saja tiba-tiba kaurindukan aku.
...
("Bunda", 2006)
